“Success is how high you bounce
after you hit bottom”.
(George Patton)
~
“[Ke]sukses[an] adalah seberapa tinggi engkau dapat melambung setelah terjatuh ke bawah”.
Seberapa sering kita menemui kegagalan dalam hidup ini? Seberapa sering [pula] kita [mau] bangkit kembali dari kegagalan tersebut? Tampaknya tidak semua orang bisa bangkit kembali setelah mengalami kekalahan. Inilah yang menyebabkan kita selalu mengalami kemunduran, dimana kegagalan (atau kekalahan) yang kita temui justru membuat kita patah arang, tak lagi punya semangat membara dalam mewujudkan cita-cita impian. Payah…
Orang yang cerdas akan berpandangan sebaliknya. Ketika mereka menemui kebuntuan, kegagalan dan kekalahan, mereka lantas tak berdiam diri dan menyerah begitu saja. Mereka tentu saja marah, kesal dan kecewa dengan kondisi yang mereka alami. Tapi mereka menjadikan hal tersebut sebagai cambuk yang mampu melecutkan kembali gairah mereka, melesatkan semangat mereka, dan menggumpalkan keberanian yang jauh lebih besar dari yang sebelumnya mereka miliki. Ketika mereka ‘terjatuh’ saat berjuang, maka kejatuhan itu mereka jadikan sebagai ‘batu pijakan’ untuk menjadi titik tolak untuk kembali meroket ke atas.
Mengapa mereka bisa sedemikian gigihnya? Karena mereka telah memfokuskan segenap usahanya hanya pada tujuan yang ingin mereka capai... Bagaimana pendapat Anda apabila ada sebuah perlombaan untuk merebut satu piala emas yang terdapat di puncak gunung yang tinggi? Anda menginginkan piala emas itu, bukan? Andapun lantas berusaha berlari sekencang mungkin untuk mendahului yang lain, agar Andalah yang berhasil sampai pertama kali di puncak itu ; untuk mengambil piala emas tersebut. Lalu, ketika secara tak sengaja Anda tergelincir, kemudian jatuh terguling ke bawah, apa yang Anda akan lakukan? Jika Anda benar-benar bertekad untuk menjadi pemenang, maka tentu Anda akan segera bangkit, lalu kembali berlari – kali ini – dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya, agar Anda bisa ‘menebus’ ketertinggalan Anda, mengejar lawan-lawan Anda, kemudian berusaha mendahului mereka semua demi mendapatkan piala emas tersebut...
Begitulah, Anda akan menjadi pemenang, bukan karena Anda yang berhasil mendapatkan piala emas tersebut, bukan pula karena Anda mampu mendahului lawan-lawan Anda – yang juga berusaha dengan gigihnya. Akan tetapi, Anda menjadi pemenang, juara dan orang yang sukses, karena Anda mampu bangkit kembali segera setelah Anda menemui kegagalan. Anda tetap memiliki semangat yang menyala, laksana api yang tak pernah padam, untuk terus berjuang mendapatkan apa yang Anda inginkan.
Itulah karakter seorang pemenang. Itulah watak kesuksesan. Jadi, ketika Anda terjatuh, gagal, membuat kesalahan, didera kekalahan dan dibelit berbagai masalah; bangkitlah! Bangkit, siapkan diri kembali, songsong terus tujuan itu, tak peduli apapun yang membayangi... Sungguh, kemenangan hanyalah milik orang-orang yang berani berusaha dan terus berjuang dengan lebih baik dari waktu ke waktu... Melompatlah lebih tinggi setelah Anda “terjatuh”...



2 komentar:
Kalau dasarnya ga bisa loncat tinggi gimana? ga bisa nge-dunk dong?
"Melompatlah lebih tinggi setelah anda terjatuh"..tapi jangan jatuh dua kali yah:)..
Buat kang ahmad: Pantang menyerah..
Post a Comment