TIMELESS... LIFE-LESS...

Penat.
Jenuh.
Lelah.
Gundah.

Entah apa yang membuatku begini...
Entah kondisi atau peristiwa apa yang memengaruhi sedalam ini...
Aku tak tahu apa yang terjadi pada diriku dan spiritku...
Aku pun tak mengerti sampai kapan ini terjadi?

Entah...
Hanya itu yang bisa kukatakan saat ini.

Mungkinkah itu dikarenakan oleh besarnya kehilangan yang kuderita setelah adik bungsuku, Afdhal, telah pergi selamanya meninggalkan dunia ini....meninggalkanku dalam kehampaan dan kekosongan semangat jiwa??

Entah mengapa...hampir setahun Afdhalku yang lucu berpulang kepadaNya. Namun, sepertinya bayang-bayangku bersamanya, memori-memoriku dengannya, dan ikatan bathin antara kami berdua seakan tak bisa lepas, tak mau pergi...

Mungkinkah itu disebabkan karena "relationship" yang telah dan tengah aku jalani??? Sebuah hubungan yang " beyond my expectation and imagination". Suatu hubungan yang semakin lama semakin membuatku terikat begitu erat.

Atau, mungkin karena aku tengah 'terperangkap' dalam penjara kehidupan dan perkembangan-hidup yang bernama "zona kenyamanan"??? Di tengah status pekerjaan yang sepertinya sudah tidak menawarkan tantangan baru dan peluang untuk terus maju, despite of the fact that the money is good.

Atau apakah, semua gejala tersebut hanyalah efek akumulatif dari kelelahan, kejenuhan, kebosanan, serta kepenatan atas setahun yang begitu menguras energi, menggembosi emosi, dan mengendap di hati???

Mungkin solusi praktis dari itu hanyalah dengan mengambil waktu untuk relaksasi, berekreasi, dan berkreasi untuk me-refresh dan mem-boost spirit dan motivasi (berprestasi)?

Atau mungkin, laksana komputer yang telah lama bekerja dan memforsir dayanya, aku butuh sedikit "jeda" untuk "turning off", "cooling down", lalu bersiap di-restart kembali?

Atau mungkin, karena semuanya "mungkin" saja, masalah dan solusinya sesungguhnya tak sesederhana itu??? Mungkin perlu diagnosis mendalam, evaluasi menyeluruh, lalu menyusun solusi-solusi dan resolusi untuk menemukan dan menyembuhkan "root cause" dari masalah-masalah yang terpendam...

Mungkin 'obat'nya akan terasa "pahit", operasinya akan membuat sakit, dan proses (penyembuhan)nya membutuhkan waktu yang tak sebentar...

Apapun itu... semuanya mungkin terjadi..
Dan, akan halnya "semuanya mungkin terjadi", maka niscaya pada suatu "saat", "kala", dan "masa" itu PASTI/AKAN terjadi... meski, lagi, ENTAH kapan...

As for this moment, I just get lost in my "TIMELESS" life.
Don't know whether I have to enjoy or to rebel upon it.
But, one thing for sure: in my "timeline" trajectory, being in "timeless" life condition means LESS LIFE to live on...

Yes... I'm lost!
Published with Blogger-droid v1.6.5

0 komentar:

Post a Comment